Rabu, 26 Juli 2017

KOMPETENSI DASAR SENI BUDAYA KELAS X SEMESTER 1

KOMPETENSI DASAR
3.1   Memahami konsep budaya
4.1   Mempresentasikan konsep budaya

MATERI
·      Definisi kebudayaan
·      Wujud kebudayaan
·      Sistem Kebudayaan Universal
o    Sistem religi
o    Sistem mata pencaharian
o    Sistem kekerabatan
o    Sistem teknologi
o    Sistem kesenian
o    Sistem bahasa
o    Sistem pengetahuan

KOMPETENSI DASAR
3.2   Memahami konsep seni
4.2   Mempresentasikan konsep seni

MATERI
·      Definisi kesenian
·      Sifat Dasar Seni
o    Kreatif
o    Ekspresi
o    Individualis
o    Universal
o    Keabadian
·      Struktur seni
o    Tema
o    Gaya
o    Medium
o    Amanat
·      Fungsi seni
·      Cabang –Cabang Seni

KOMPETENSI DASAR
3.3  Memahami  konsep keindahan
4.3    Mempresentasikan konsep keindahan

MATERI
·      Pengertian nilai seni
·      Ragam nilai keindahan seni
·      Fungsi nilai keindahan

KOMPETENSI DASAR
3.4   Memahami  konsep keindahan
4.4     Mempresentasikan konsep keindahan


MATERI
·      Seni Rupa
o  Jenis karya seni rupa
o  Unsur dasar seni rupa
o  Fungsi seni rupa nusatara
·      Seni Teater
o  Jenis karya seni teater
o  Unsur teater
o  Fungsi seni teater

KOMPETENSI DASAR
3.5   Menganalisis perkembangan seni budaya Nusantara
4.5   Merumuskan perkembangan  seni budaya Nusantara

MATERI
·   Perkembangan seni rupa nusantara
o  Masa Prasejarah
o  Masa Klasik
o  Masa Islam
o  Modern
·   Sejarah seni teater di nusantara
o  Masa Kerajaan-kerajaan nusantara
o  Masa Transisi
o  Masa Belanda (1920 an)
o  Masa Jepang (1940 an)
o  Masa Kemerdekaan (1945 an)
o  Masa Pasca Kemerdekaan (1950 an)
o  Jaman Modern (1970 an – 1990 an)

o  Masa Kontemporer ( 2000 an)

Rabu, 19 Juli 2017

KOMPETENSI SENI BUDAYA KELAS XI SEMESTER 3

KOMPETENSI DASAR :
3.1 Memahami konsep, teknik dan prosedur seni peran sesuai kaidah seni teater modern
4.1 Memeragakan adegan sesuai konsep, teknik dan prosedur dasar seni peran sesuai kaidah seni teater modern

MATERI :
·       Pengertian Seni Peran
·       Jenis-Jenis Peran
·       Dasar-Dasar Seni Peran
ü Teknik Olah Tubuh
ü Teknik  Olah Suara
ü Teknik Olah Rasa

KOMPETENSI DASAR :
3.2 Menginterpretasi naskah lakon berdasarkan jenis, bentuk, dan makna sesuai kaidah seni teater modern
 4.2 Membuat interpretasi naskah lakon berdasarkan jenis, bentuk, dan makna sesuai kaidah seni teater modern

MATERI:
·       Naskah Lakon Teater
·       Unsur-Unsur Naskah Teater
·       Interpretasi Naskah Teater

KOMPETENSI DASAR :
3.3   Memahami perancangan pementasan seni teater sesuai konsep, teknik dan prosedur sesuai kaidah seni teater modern
4.3   Merancang pementasan seni teater sesuai konsep, teknik dan prosedur bersumber seni teater modern

MATERI :
·       Manajemen Pertunjukkan Teater
ü Manajemen Artistik
ü Manajemen Non Artistik
·       Merancang Pergelaran Teater
ü Merancang Manajemen Non Artistik
ü Merancang Manajemen Artistik

KOMPETENSI DASAR :
3.4  Menganalisis pementasan seni teater sesuai konsep, teknik dan prosedur sesuai kaidah seni teater modern
4.4 Mementaskan seni teater sesuai konsep, teknik dan prosedur sesuai kaidah seni teater modern

MATERI :
·       Pergelaran Teater
·       Tahapan Pergelaran Teater
·       Unsur-unsur Pergelaran Teater

·       Menampilkan pergelaran teater hasil modifikasi

Sabtu, 11 Februari 2017

SENI ROMAWI KLASIK

Colloseum (sumber : www.googleimage.com)
Kerajaan  Romawi  mempunyai  penduduk  asli  Indo-Jerman  yaitu  bangsa Etruska yang masuk semenanjung Apeninan dari arah Utara pada tahun 1000 SM. Pada awalnya seni Romawi sangat banyak dipengaruhi seni Yunani. Ciri-ciri seni bangunan Romawi dapat dilihat dari bentuk konstruksinya yang melanjutkan seni bangunan  Yunani,  berukurabesar  damegah,  menggunakaberbagabahan (terakota, batu pualam dan logam), mempunyai langit-langit melengkung.

Seni  bangunan  Romawi  berupa  bangunan  sakral  dan  profan.  Bangunan sakral  berupa  kuil  yang  dipengaruhi  seni  bangunan  kebudayaan  Hellenisme Yunani. Adapun bangunan profannya yang terkenal diantaranya: Istana, Theater, Amphiteater,  Colosseum Circus Maximus (pacuan kereta kuda) Triumphal  Arch Bassilika Aquaduc dan Thermae.

Seni   patung   Romaw pada    dasarnya    merupakan    penjiplakan    atau kelanjutan  seni  patung  Yunani,  hanya  saja  bahan  yang  digunakan  dirubah  dari penggunaan  perunggu  dengan  penggunaan  bahan  batu  pualam Seni  patung Romawi  sangat  menonjol  dalam  bentuk  potret  namun  unsur  realisnya  masih mengikuti gaya Yunani. Biasanya mereka membuat patung potret untuk orang terkenal seperti kaisar atau kesatria Romawi.


Rennaisance                             

Setelah zaman Romawi, Eropa memasuki abad pertengahan hingga tahun 1500 M, kemudian memasuki era seni Rennaisance hingga Barok - Rococco pada abad  17-18  Masehi,  dan  sejak  awal  abad  19  Masehi  seni  rupa  Eropa  dianggap memasuki era seni rupa Modern
Dalam  perkembangan  selanjutnya,  para  seniman  di  Eropa  telah  dapat mengembangkan  kebebasan  dalam  berkarya  seni  dan  terlepas  dari  kungkungan pengaruh  agama.  Aliran-aliran  dalam  berekspresi  menjadi  bermacam-macam  di antaranya aliran :

•   Realisme yang mengutamakan kenyataan di alam dan kehidupan sehari-hari.

•   Naturalism yan mengikuti  hukum-hukum  alam  dalam  menggambarkan      objek,
•   Romantisme yang melebih-lebihkan kenyataan;

•   Ekspresionisme yang mengedepankan ekspresi;

•   Kubisme yang mengubah bentuk objek mendekati bentuk kubistis;

•   Simbolisme yang mengutamakan simbol;

•   Surealisme yang mengandalkan alam bawah sadar atau alam mimpi;

•   Abstrak yang tidak rnengingatkan kepada bentuk alam dan sebagainya.



KOMPETENSI DASAR SENI BUDAYA KELAS X SEMESTER 1

KOMPETENSI DASAR 3.1   Memahami konsep budaya 4.1    Mempresentasikan konsep budaya MATERI ·       Definisi kebudayaan ·       ...